[Latest News][6]

Backpacker
Belanaja Online
Bisnis
Canon
Ekonomi
Fashion
Fashion Wanita
Featured
Fenomena Alam
Fotografi
Infotainment
Jakarta
Kabar Menarik
Kamera
Kamera Mirrorless
Keindahan Nusantara
Kesehatan
Laptop
Lifestyle
Longsor
Mobil
Online
Online Shop
Otomotif
Properti
Selebriti
Sony
Sosial
Teknologi
Tiket Pesawat
Tips
Traveling
Trik
Wisata

6 Kesalahan Ketika Menggunakan Jasa Pindahan Rumah


Pindahan rumah bisa menjadi proses yang memusingkan. Kita harus mengurus berbagai hal. Mulai dari mencari tempat tinggal baru, menjual rumah yang sekarang ditempati, hingga membereskan barang-barang di rumah. Selain itu, kita juga harus mencari penyedia jasa pindahan rumah. Sayangnya, tidak semua penyedia jasa dapat membuat proses pindahan berjalan lancar. Terkadang, terdapat kesalahan-kesalahan yang tidak dapat dihindari. Simaklah 6 kesalahan yang sering terjadi ketika menggunakan jasa pindahan rumah.

1. Menunda Pemesanan Jasa Pindahan
Ketika melakukan pindahan, kita mungkin tidak terlalu memikirkan jasa pindahan. Alasannya, jasa pindahan dapat langsung dipesan dengan cepat dan mudah. Padahal, apabila kita menunda pemesanan jasa ini, kita tidak bisa melakukan estimasi dan perhitungan secara akurat. Selain itu, bisa saja proses pindahan kita mengalami masalah karena persiapan yang kurang. Terburu-buru memesan penyedia jasa juga membuat kita tidak bisa memastikan kualitas mereka. Kita tidak tahu apakah mereka memiliki lisensi serta berperilaku baik terhadap pelanggannya. Oleh karena itu, sebelum memesan jasa pindahan, kita perlu melakukan tiga hal. Pertama, kita harus menghubungi penyedia jasa. Kemudian, datangilah kantornya untuk memberikan penilaian. Terakhir, barulah kita dapat memberikan keputusan untuk mengunakan jasanya atau tidak.

2. Mementingkan Biaya yang Murah di Atas Segalanya
Sebagai konsumen, tentu kita akan merasa rugi ketika dikenakan banyak biaya tambahan. Namun, kita juga tidak boleh mementingkan biaya di atas segalanya. Memilih penyedia jasa berdasarkan estimasi biaya termurah merupakan salah satu kesalahan besar. Pada umumnya, perusahaan yang mematok biaya murah akan menggunakan pekerja yang tidak berpengalaman. Alhasil, barang-barang kita nanti akan menjadi taruhannya. Sebaliknya, penyedia jasa yang estimasi biayanya lumayan tinggi akan memberikan pelayanan yang berkualitas. Mereka berpengalaman, berperilaku baik, serta bersikap profesional.
3. Tidak Mempertanyakan Hal-Hal yang Penting
Penyedia jasa pindahan yang berkualitas bersedia untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan kita. Jadi, apabila penyedia jasa tidak bisa memberikan jawaban yang jelas, lebih baik kita tidak menggunakan jasanya. Sebagai konsumen, tentu kita harus memahami proses pemindahan barang. Terdapat beberapa pertanyaan yang juga dapat kita ajukan sebelum menyewa jasa pindahan.

- Apakah penyedia jasa memiliki lisensi dan asuransi?
- Apakah penyedia jasa tergabung pada asosiasi penyedia jasa pindahan?
- Apakah biaya yang tertera sudah mencakup biaya tambahan?
- Kapan penyedia jasa dapat mengangkut dan mengirim barang ke tempat yang baru?
- Apakah penyedia jasa bersedia memberikan kontak pelanggan sebelumya?
- Bagaimana cara penyedia jasa menyeleksi pekerjanya?
- Hal apa yang memastikan pekerja mereka kompeten dan profesional?

4. Menggunakan Penyedia Jasa Palsu
Hidup di era teknologi yang canggih akan memudahkan kita mencari informasi. Kita bisa mencari jasa pindahan rumah melalui internet. Namun, kita juga harus memastikan informasi penyedia jasa tersebut sudah akurat. Jangan sampai kita menggunakan penyedia jasa palsu. Biasanya, perusahaan penyedia jasa palsu akan berpura-pura sebagai perusahaan yang sudah terkenal dan kompeten. Jadi, lakukanlah pengecekan terhadap website resmi perusahaan penyedia jasa pindahan.

5. Menyetujui Pembayaran Melalui Deposit atau Cash
Ketika kita melakukan perpindahan antar kota, janganlah melakukan pembayaran melalui cash ataupun deposit. Apabila terjadi masalah, tentu kita akan kesulitan mengurusnya karena terpaut jarak yang jauh. Perusahaan penyedia jasa pindahan biasanya meminta pembayaran ketika proses pengiriman barang. Sementara itu, pembayaran melalui deposit biasanya dilakukan apabila kita berpindah ke luar negeri. Biaya awal yang umumnya dikenakan ialah sekitar 20% persen dari total biaya keseluruhan. Selain itu, kita biasanya juga diperbolehkan membayar melalui kartu kredit.

6. Melewatkan Lisensi Ketika Berpindah Ke Luar Negeri
Apabila hendak pindah ke luar negeri, pastikan penyedia jasa kita sudah memiliki lisensi untuk melakukannya. Terdapat beberapa ketentuan yang harus dilakukan apabila hendak mengirim barang ke luar negeri. Apabila penyedia jasa tidak memiliki lisensi, kita akan kesulitan sendiri. Bisa saja barang-barang kita tertahan. Padahal, kita sendiri sudah tiba di negara tersebut. Alhasil, kita terpaksa kembali ke negara kita dan mengurus ulang proses pengiriman.

Sumber: https://www.realtor.com/advice/move/mistakes-people-make-hiring-mover/

About Author Syarifah Aqila

when an unknown printer took a galley of type and scrambled it to make a type specimen book. It has survived not only five centuries.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Start typing and press Enter to search